Pentingnya menghargai waktu untuk para remaja

Menghargai Waktu

Betapa pentignya sebuah waktu, tetapi ternyata masih banyak yang tidak menyadarinya.banyak remaja yang masih menyia-nyiakan waktu. Masa muda hanya digunakan berfoya-foya dan berhura-hura hingga tidak sedikit mereka menyesal pada masa tuanya.
Sangat bijak mengatakan bahwa tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan.ini memberikan gambaran betapa berharganya waktu. Remaja yang menyia-nyiakan waktu sama saja membuang peluang untukmencapai kesuksesan.
Sangat berbeda remaja yang biasa menggunakan waktu sebaik-baiknya dengan remaja yang berhela-hela. Remaja yang telah menggunakan waktu dengan baik, maka memiliki pengalaman yang lebih banyak daripada remaja yang berhela-hela dan tidak mempunyai kegiatan yang berarti. Banyak waktu yang hilang sia-sia.
Remaja yang bisa menggunakan dan memanfaatkan waktu yang baik akan memiliki energi positif lebih banyak dibandingkan dengan yang berhela-hela. Semakin banyak energi positif yang di miiki seseorang , maka semakin banyak peluang untuk memperoleh hasi dari energi yang telah di usahakan. Ini adalah hukum kekekalan energi yang telah dikenalkan kepada para remaja. Belum lagi hukum kuasalitas yang berbicara. Sebab mengisi waktu dengan kebaikan, maka akibatnya juga akan berbuah kebaikan pula.
Apa yang menyebabkan remaja berhura-hura? Mengapa mereka malas untuk mengisi waktu dengan aktifitas yang jela? Kata Antony Robbins,” sebetulnnya tidak ada orang yang malas. Mereka hanya memiliki tujuan hidup yang mandul, tujuan hidup yang tidak menyemangati.” Ini artinya, remaja yang tidak mempunyai aktifitasyan berarti belummemiliki tujuan hidup yang jelas.
Ali bin Abi Thalib pernah berpesan mengenai waktu. “ waktu itu ibarat pedang,jika kamu tidak bisa menggunakan dengan baik,maka pedang itu akan memenggallehermu.” Remaja yang tidak menggunakan waktu dengan baik sebenarnya telah kehilangan banyak kesempatan.
Ada pula yang tidak bisa membuat remaja mengisi waktu dengan baik. Tidak sedikit mereka yang menjadikorban keadaan. Remaja yang hidup di lingkungan orangtua yang serba ada, memiliki kecenderungan menerima dan tidak menjadi produktif.apalagi keadaan orang tua yang sengaja melemahkan anak.maksudnya, sejak kecil terlatih untuk menerima tanpa berusaha. Tahunya serba ada manakala si anak membutuhkan sesuatu. Hal ini juga sangat berbahaya.
Sementara orang tua yang sukses tidak melalui tahapan kesuksesan dengan tangan kosong. Orang  tua sukses disebabkan oeh kegigihan dan usahayang dilakukan sejak kecil. Nah disinilah terkadang orangtua juga tidak menyadari bahwa keberhasilan itu di tempuh dengan melalui banyak pengalaman. Namun ketika kesuksesan itu datang, orang tua tidak berharapanaknya mengalami keadaan yang *sulit* seperti orang tua saat menapaki jalan sukses sebelumya.
Hukum agama jika kamu berbuat baik, maka perbuatan baik itu untuk dirimu. Jika kamu berbuat jelek, maka perbuatan jelek itu untuk dirimu. Sementara hukum kekekalan energi juga sama, bahwa jumlah usaha sam dengan hasil usaha. Artinya, apa yang anda usahakan itulah yang akan anda hasilkan. Semakin banyak pengalaman positif yang anda lakukan, maka anda akan mendapatkan hasil yang banyak pula. Begitu juga dengan hukum kuasalitas, hukum sebab akibat sudah banyak berlaku. Sebab kegigihan remaja, maka akibatnya ketika dewasa akan membuahkan hasil yang lebih baik pula.
Nilai baik dan buruk seorang pelajar dan mahasiswa bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan yang ia miliki. Justru kemauan yang kuat untuk sukses dapat mendorong tercapainya sebuah tujuan. tidak sedikit anak yang memiliki kemampuan pass-pasan tetapi mampu mendapatkan hasil yang gemilang oleh kegigihannya, karena keuletannya. Sebaliknya, banyak pula anak yang mempunyai potensi luar biasa, namun karena malas, tidak mempunyai tujuan, atau tujuannya itu mandul tidak berkembang, maka hasilnyapun di bawah keampuan yang dia miliki.
Remaja masa depan adalah remaja yang bisa mengisi waktu dengan baik. Memiliki waktu untuk belajar, baik belajar membaca buku ataupun belajar berorganisasi. Memiliki banyak kesempatan untuk perobaan. Semakin banyak pengalaman, maka akan berbuah kemuliaan. Jadilah remaja yang aktif dan jangan menjadi remaja yang pasif. Bukan kekayaan, bukan fasilitas yang membuat anda menjadi remaja yang sukses, tetapi pikiran andalah yang akan menantarkan anda menuju sukses. Jika pikiran anda pisitif dan diiisi dengan kegiatan positif, maka akan membuahkan hasil yang positif, insyaAllah.
Petuah bijak berkata: “sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah menjalani waktu. Sejauh mana anda menghargai waktu, berarti sejauh itulah anda menghargai hidup anda”

copyright@ Drs.Najib Sulhan, MA
*pemerhati pendidikan MAYAra
Editor: http://mediainstanbelajar.blogspot.co.id

Subscribe to receive free email updates: